Sebab cinta itu, tak ubahnya
seperti maling
Datang mengendap-endap, lalu
pergi; berpaling
Yang belum sempat kukecup
kening
Sebab cinta itu, hanya ada rindu
dan cemburu
Keduanya saling menyatu,
terurai dalam kalbu
Yang menghadirkan luka pada
hari yang lalu
Sebab cinta itu, hanyalah
seonggok rasa
Pandai mengubah hidup kita
Memahami dan dipahami
Mencintai dan dicintai
Melukai dan mungkin,
Harus pandai mengucap “Maaf“